Wednesday, April 17, 2013
Solusi Meningkatkan APBD DKI JAKARTA
wahhhhh...kok yang dibahas masalah APBD, kan cuma blog sederhana isinya pada beginian...hahaha...maaf pak, buk, mas, mbak, DEK, aku trisno karo politik in our beloved country...gkgkgkgk.... begini, sebenarnya tanpa maksud untuk mengurangi kehormatan, LAHH KEHORMATAN SIAPA???? ya para petinggi yang digaji dengan uang rakyat yang cuma menggunakan bagian hitam otaknya untuk membangun "negeri Pribadi"-nya sendiri tak memikirkan apa yang menjadi amanat undang-undang dasar seribu sembilan ratus empat puluh lima, dan janji-janji proklamasi....cieeeehhhh apalah arti sebuah kata, tapi itulah yang terlintas oleh otakku yang ku sayang ini.... sebelum saya berpanjang lebar izinkan saya membela diri untuk membangun kekuatan dan merubah pandangan spiritualitas dalam tulisan ini...ehmmnn. Saya perkenalkan diri saya sebagai mahasiswa jurusan Ilmu Komunikasi, Fakultas Ilmu SOSIAL dan ilmu POLITIK, universitas Bengkulu. Jadi, saya sedikit banyak punya kredibilitas dong bicara tentang fenomena kemasyarakatan, dalam sosial dan politik kan?? kan gitu LOGIKA nya...hehehehe....
Baiklah, sebenarnya DKI Jakarta punya cukup tools untuk meningkatkan APBD daerah ini, jika yang sangat terkenal dalam ibukota ini adalah kemacetan jalan, serta kesan amburadulnya sistem transportasi. Tapi dari pandangan saya setali tiga uang, serta sekali dayung seribu pulau hati ternyamankan, justru bisa di mulai dari sisi ini,LAHHH??? apa hubungannya? bagaimana bisa? ciyusss?? SABARRR mas bro, ini beu mo dijelaseeennn... di saat wacana pembatasan kenderaan pribadi gagal, yang mengupayakan sistem plat nomor ganjil genap. dan upaya pembayaran elektronik kenderaan jalan yang belum tentu mengatasi kemacetan, justru yang paling mungkin menurut saya adalah menggiring kebutuhan masyarakat akan fungsionalisasi kenderaan merekan. caranya, dengan menutup jalur khusus yang dilewati BUSWAY pada jam 07.00 - 09.00 WIB, bagi kenderaan pribadi. Kenapa pada jam tersebut? karena jam tersebut adalah jam kerja. kenapa jalur BUSWAY?? karena jalur tersebut adalah jalan yang menjadi jalan-jalan utama yang digunakan secara supersibuk oleh masyarakat. tujuannya, dengan pembatasan jam tersebut, artinya cuma KENDERAAN UMUM dan BUSWAY yang berada di jalan pada waktu tersebut. alasannya jelas bukan pembatasan hak pribadi, tetapi adalah supersolusi untuk mengatasi kemacetan, mengingat ini kepentingan umum saya amat yakin jika semua lapisan masyarakat akan menerimanya. ini juga tidak memerlukan alat penunjang apapun dalam operasionalnya, cukup mengerahkan para polisi dan aparat perhubungan terkait selama 2 jam selama 5 hari kerja. Hal ini juga akan memberikan penghargaan kepada masyarakat yang layaknya pejabat tinggi untuk diberikan pengawasan dan pengawalan selama dua jam saja di jalan dari hasil uang mereka. lalu, apa ini akan mengatasi kemacetan??? saya yakin 70% akan berhasil, karena jam tersebut diatas adalah jam dimana masyarakat paling banyak berada di jalan, secara otomatis dengan berkurangnya penggunaan pada jam kerja SANGAT BESAR pengaruhnya pada intensitas kenderaan di jalan. Dengan tidak menggunakan kenderaan pribadi pada saat pergi kerja, kan gak mungkin pada saat pulang kerja mereka akan menggunakan kenderaan pribadi, kan tidak semua orang punya sopir pribadi...hahahaha.... mudah-mudahan pemerintah DKI JAKARTA baca tulisan ini...dan saya diangkat jadi presidennn...hihihiihii....
Lalu apa hubungannya dengan peningkatan APBD? ya jelaslah!! masa gak da yang bisa simpulkan??? orang jadi lebih memilih naik kenderaan umum, otomatis pajak mangalir deras ke APBD, takut kekurangan armada? itu tak akan terlalu banyak berpengaruh jika lalu lintas lancar, dan para supir, BUSWAY, KOPAJA, METROMINI dan sejenisnya disiplin dengan waktu. bagaimana semua ini bisa terwujud? hanya pemerintah daerah yang bisa. seberapa besar kemungkinkan solusi ini dapat direalisasikan? 100%.
jika ada yang komplain ataupun masih kurang jelas dengan ide ini, otak cerdas saya akan selalu siap mejelaskan ide ini dalam full version, komen dulu lahh...hahahahaha.... ini adalah kekuatan logika. mari kita bersyukur pada tuhan bahwa kita masih diberikan waktu untuk berpikir, meskipun keringat mengalir bersama semerbak keringat para janda.... (dalam metromini cuyyy)!!!
Subscribe to:
Post Comments (Atom)
No comments:
Post a Comment
leave a word based on your good mood :D